Saint Kitts and Nevis, Negara Terkecil di Amerika Utara

Saint Kitts and Nevis adalah negara federasi 2 pulau yang terletak di kepulauan caribia. Negara ini merupakan negara terkecil di Amerika utara, baik dalam hal luas maupun jumlah penduduknya. Ibukota dan kursi pemerintahan federal bertempat di pulau Saint Kitts, pulau Nevis yang lebih kecil wilayahnya berjarak sekitar 3 km sebelah tenggara Saint Kitts.,

Luas wilayah negara ini diperkirakan sekitar 261 km persegi, dengan populasi penduduk sekitar 55.712 jiwa pada tahun 2016. Ibukota negara ini adalah Basseterre dan negara ini menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasionalnya. Saint Kitts and Nevis merupakan pulau caribia pertama yang disinggahi orang Eropa. Pulau ini dahulu merupakan rumah bagi perkampungan Inggris dan Prancis di Caribia.

Beragam destinasi wisata menarik tersedia di negara ini, pemandangan alam yang ada di negara Saint Kitts and Nevis menampilkan pesona keindahan khas kepulauan Caribia. Selain itu salah satu pulau besarnya didominasi oleh gunung Liamuiga dengan kawah besar, habitat dari monyet hijau. Kawasan tersebut juga memiliki hutan hujan yang lebat dengan sejumlah jalur pendakian. Sementara itu kawasan Nevis tersedia banyak pantai yang berpasir putih dan bersih.

Sekitar tahun 1300, orang-orang kawinago atau orang asli caribia tiba di kepulauan Saint Kitts yang kebanyakan dari mereka adalah para petani. Orang kawinago juga dengan cepat membubarkan orang Saint Kitts sebelumnya yaitu orang Igneri dan memaksa mereka keluar ke utara ke sebuah kelompok pulau besar di Caribia. Sebelumnya orang kawinago menamai pulau Saint Kitts dengan Liamuiga yang berarti pulau subur.

Pada tahun 1493, sebuah ekspedisi dari Spanyol dibawah pimpinan Christopher Colombus tiba dan mengklaim pulau Saint Kitts sebagai milik Spanyol. Lalu pada tahun 1623 pulau ini menjadi koloni Inggris, selanjutnya diikuti oleh koloni Prancis pada tahun 1625. Inggris dan Prancis secara singkat bersatu untuk membantai dan mengusir penduduk kawinago dan kemudian membagi pulau tersebut dengan koloni Inggris di tengah dan Prancis di sebelahnya.

Pada tahun 1629, pasukan dari Spanyol dikirim untuk membersihkan pulau-pulau dari permukiman asing dan merebut Saint Kitts dari Inggris. Pada tahun 1630, permukiman Inggris dibangun kembali setelah perjanjian perdamaian antara Inggris dan Spanyol. Pada tahun 1783, Saint Kitts telah beraviliasi dengan kerajaan Inggris Raya, dimana sebelumnya selalu berganti penguasa antara Inggris dan Prancis oleh sebuah perjanjian.

Dari bulan Juni tahun 1983, dua pulau Saint Kitts and Nevis menjadi negara federal demokratik berdaulat, negara ini memperoleh kemerdekaan dari Inggris sebagai negara federal dengan demokrasi parlementer. Saint Kitts and Nevis adalah sebuah monarki konstitusional dimana seorang penguasa monarki menjadi kepala negaranya.

Pulau Saint Kitts terletak di hindia barat, laut caribia menjadi perbatasan di sisi barat pulau ini, sedangkan samudra atlantik menjadi perbatasan dari si timur pulau tersebut. Saint Kitts and Nevis dipisahkan oleh selat janggal selebar 3 km yang dikenal dengan the narrow. Nama pulau Saint Kitts diambil dari nama pelindung dari Christopher Colombus yaitu Saint Christopher. Colombus juga menamai pulau lain Nevis karena pulau itu terlihat seperti gunung tertutup salju dan Nevis dalam bahasa Spanyol adalah salju.

Mata uang di negara ini disebut dengan Dollar Caribia Timur, Saint Kitts juga dikenal sebagai pulau tebu dan hingga sekarang masih dikenal sebagai kota gula. Ekonomi Saint Kitts and Nevis sebagian besar berasal dari budi daya gula dan pariwisata. Dikatakan bahwa tanah di Saint Kitts sangat subur, saking suburnya kera-kera pun berwarna hijau. Nenek moyang kera-kera disana merupakan hewan peliharaan dari permukiman Prancis pada abad ke 17 yang dibawa dari Afrika Barat.